KPU DKI Hadapi Masalah soal Data Pemilih Pilgub

Penggusuran permukiman padat yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) membuat Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta menjadi kesulitan untuk melakukan pemutakhiran data pemilih pada Pilgub DKI 2017. Pihak KPU pun meminta kepada Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, untuk menunda penggusuran sampai masa Pilgub DKI 2017 selesai. Namun, permohonan tersebut ditolak oleh Ahok.

Sumarno mengungkapkan, jika terdapat warga yang memiliki KTP dengan alamat lama namun tinggal di tempat baru seperti di rumah susun untuk korban penggusuran, pihaknya pun harus melakukan koordinasi dengan SKPD terkait.

Sumarno pun menyebutkan KPU telah berkoordinasi dengan Dinas Perumahan dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil untuk melakukan pemutakhiran atau pencocokan data pemilih. Hal tersebut dilakukan karena tidak mungkin juga membangun tempat pemungutan suara (TPS) jika tidak ada yang akan mencoblos.

KPU akan terus berkoordinasi dengan Disdukcapil termasuk Dinas Perumahan. Sebab jika membangun TPS, harus ada pemilihnya, mencetak surat suara pun juga tidak bisa sembarangan.

sumber: Okezone

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s